Rabu, 26 Agustus 2015

Maritim, Kunci Kejayaan Bangsa Indonesia


(MaritimBangkit, Artikel)
“Nenek moyangku seorang pelaut, gemar mengarung luas samudra, menerjang ombak tiada takut, menempuh badai sudah biasa. Angin bertiup layar terkembang, ombak berdebur di tepi pantai, pemuda berani bangkit sekarang, ke laut kita beramai-ramai.”
-----------------

MENYIMAK lirik lagu di atas saja, rasanya sudah cukup menunjukkan, bahwa Bangsa Indonesia sejak dahulu kala adalah memang Bangsa Maritim yang amat besar. Tapi di era-era belakangan, kita hanya bisa mengenang dan menghibur diri melalui lagu tersebut seiring meredupnya kejayaan kita sebagai bangsa maritim.

Padahal, nenek moyang kita adalah pelaut ulung dengan aktivitas kemaritimannya yang sangat tinggi. Sebab, wilayah kepulauan Nusantara yang terletak pada titik silang jaringan lalu-lintas laut dunia, membuat posisi Indonesia sebagai penghubung “dua dunia”, Timur dan Barat.

Kekayaan dan hasil bumi Indonesia merupakan kebutuhan yang “diperebutkan” di pasaran dunia. Hal itulah yang membuat aktivitas kemaritiman (perdagangan dan pelayaran) kita amat padat dan ramai, bahkan menjadi “incaran” untuk dikuasai oleh bangsa lainnya.

Senin, 24 Agustus 2015

“Kegaduhan” Rizal Ramli Sebuah Ajakan untuk Melompat Keluar Dari Krisis

(MaritimBangkit, Artikel)
KEGADUHAN” yang dilakukan Rizal Ramli adalah merupakan salah satu langkah maju yang memang sangat diharapkan oleh rakyat. Artinya, Rizal Ramli sebagai pejabat negara telah memperlihatkan bentuk transparansi yang memang selama ini dinanti-nantikan rakyat.

Bahkan jika perlu, para pejabat di negeri ini hendaknya juga bisa memiliki mental seperti yang diperlihatkan oleh Rizal Ramli. Sebab, “kegaduhan” seperti itu yang malah bisa dengan cepat menghilangkan “permainan kotor” yang selama ini terpelihara di dalam lingkungan pemerintahan.

Dan tentu saja, dengan masuknya Rizal Ramli di dalam Kabinet Kerja, maka bukan hanya Presiden Jokowi yang bisa sedikit tenang, tetapi rakyat juga bisa agak nyaman karena merasa tidak akan dibohongi lagi oleh menteri-menteri yang doyan “bermain” kotor.

Olehnya itu, Presiden Jokowi bersama rakyat tentunya akan senantiasa mendukung terobosan-terobosan yang akan ditempuh oleh seluruh menteri yang bermental seperti Rizal Ramli.

Kamis, 20 Agustus 2015

Kini “81% Masalah Indonesia” Jadi Tugas Rizal Ramli


(MaritimBangkit): JIKA menengok sejarah, bangsa Indonesia sesungguhnya adalah negara Maritim yang sangat kuat karena menyimpan kekayaan yang amat melimpah. Para negara penjajah di zaman dahulu tahu persis, bahwa untuk menaklukkan Indonesia adalah hanya dengan menguasai wilayah Kemaritimannya.

Olehnya itu, para penjajah pun memunculkan "propaganda politik" dengan berusaha menggeser "kebudayaan" sekaligus mengalihkan kekuatan Indonesia sebagai bangsa Maritim menjadi bangsa Agraris.

Kemudian, upaya para penjajah itu pun nampaknya berhasil. Bangsa Indonesia yang awalnya bertumpu pada kekuatan sebagai bangsa Maritim, akhirnya berangsur-angsur berpola pikir dan menjelma sebagai bangsa Agraris dengan meninggalkan kekayaan yang menjadi kekuatannya sebagai bangsa Maritim, --hingga sekarang.